Selasa, 11 Agu 2026
Daerah  

Pemkab Sigi Ajak Generasi Muda Teladani Perjuangan Ulama

Haul ke-5 Al-Habib Saggaf bin Muhammad Al-Jufri

Kepala Kesbang Pol Sigi, Mohamad Riyadh saat memberikan sambutan pada kegiatan Haul ke-5 Al-Habib Sayyid Saggaf bin Muhammad Al-Jufri, di Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, di Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sabtu (8/9/2026). FOTO : MEGALIT

SIGI – Pemerintah mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus meneladani perjuangan dan nilai-nilai yang diwariskan Al-Habib Sayyid Saggaf bin Muhammad Al-Jufri dalam bidang dakwah, pendidikan, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sigi, Mohamad Riyadh, saat mewakili dalam kegiatan Haul ke-5 Al-Habib Sayyid Saggaf bin Muhammad Al-Jufri, di Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, di Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sabtu (8/9/2026).

Dalam sambutan Bupati Sigi yang disampaikannya, Riyadh mengatakan, Haul bukan sekadar momentum untuk mengenang sosok yang telah berpulang, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan kepada generasi setelahnya.

Menurutnya, Al-Habib Sayyid Saggaf bin Muhammad Al-Jufri merupakan salah satu ulama kharismatik, pendidik, sekaligus pemimpin umat yang sepanjang hidupnya memberikan perhatian besar terhadap dakwah Islam dan dunia pendidikan.

Perjuangan tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan Alkhairaat sebagai lembaga pendidikan dan dakwah yang telah melahirkan banyak generasi berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara.

“Warisan beliau tidak hanya berupa bangunan fisik dan lembaga pendidikan, tetapi juga nilai-nilai keikhlasan, persatuan, kasih sayang, keteladanan, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Riyadh.

Ia menilai, nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus diwariskan di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.

Alkhairaat dan Pendidikan di Sigi

Riyadh menyebut Alkhairaat memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan masyarakat Kabupaten Sigi. Selama ini, banyak putra-putri Sigi yang mendapatkan pendidikan agama, pembinaan akhlak, dan pengetahuan melalui lembaga-lembaga pendidikan Alkhairaat.

Salah satu di antaranya adalah Pondok Pesantren Alkhairaat Dalidolo, yang dinilai memiliki peran dalam membangun sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang memiliki dasar keimanan dan akhlak.

“Kehadiran Pondok Pesantren Alkhairaat Dalidolo menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan pendidikan Islam di Kabupaten Sigi. Lembaga ini telah memberikan kontribusi dalam mencetak generasi penerus yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sigi memberikan penghormatan dan apresiasi atas jasa serta pengabdian Al-Habib Sayyid Saggaf bin Muhammad Al-Jufri dalam membangun umat dan mengembangkan pendidikan Islam.

Perkuat Ukhuwah dan Persatuan

Lebih jauh, Riyadh mengajak masyarakat untuk menjaga semangat persaudaraan yang menjadi salah satu nilai penting dalam perjuangan para ulama.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan keteladanan yang mampu menghadirkan Islam sebagai sumber kedamaian, kasih sayang, dan perekat persatuan.

“Semangat yang harus terus kita hidupkan adalah memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah,” katanya.

Ia menegaskan, nilai persatuan tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sigi, kata dia, akan terus membangun sinergi dengan Alkhairaat, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.

Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang pembangunan manusia dan pembentukan karakter generasi penerus,” jelasnya.

Doakan Almarhum

Pada momentum Haul ke-5 tersebut, Pemerintah Kabupaten Sigi juga mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama mendoakan almarhum Al-Habib Sayyid Saggaf bin Muhammad Al-Jufri.

“Semoga ilmu yang beliau ajarkan, dakwah yang beliau perjuangkan, serta amal jariyah yang beliau tinggalkan menjadi pahala yang terus mengalir hingga hari kiamat,” tutur Riyadh.

Ia berharap semangat perjuangan dan keteladanan almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus melalui pendidikan, penguatan persatuan, serta pengamalan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

“Semoga kita semua mampu melanjutkan perjuangan beliau dengan menjaga persatuan, memperkuat pendidikan, dan membangun generasi yang berakhlak mulia,” pungkasnya.***