Kejurda Karate Perdana Digelar, Ketum FORKI Sigi: Momentum Kebangkitan Pembinaan Atlet

  • Whatsapp
Ketua Umum FORKI Kabupaten Sigi, Mayor Inf Tarno saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara langsung Kejurda FORKI Sigi 2026, di Gedung Kesenian Taman RTH Taiganja, Desa Kalukubula, Jumat (17/7/2026). FOTO : MEGALIT

SIGI – Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) , Mayor Inf Tarno, secara resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORKI Kabupaten Sigi Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Kesenian Taman RTH Taiganja, Desa Kalukubula, Jumat (17/7/2026).

Kejurda tersebut merupakan rangkaian agenda Pengurus FORKI Kabupaten Sigi Masa Bakti 2026–2030 sekaligus menjadi kejuaraan daerah perdana yang digelar FORKI Sigi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak kebangkitan pembinaan atlet karate serta mempererat persaudaraan antarperguruan di Kabupaten Sigi.

Dalam sambutannya, Mayor Inf Tarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, pengurus FORKI, ketua dan pelatih perguruan, dewan wasit dan juri, sponsor, serta para atlet yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.

Ia mengakui pelaksanaan Kejurda berlangsung di tengah berbagai keterbatasan, termasuk adanya efisiensi anggaran pemerintah daerah. Namun, berkat semangat kebersamaan seluruh pengurus, perguruan, sponsor, dan para donatur, kejuaraan akhirnya dapat terlaksana.

“Alhamdulillah, Kejurda Karate Kabupaten Sigi akhirnya dapat dilaksanakan. Mudah-mudahan ini menjadi tonggak sejarah sekaligus awal yang baik bagi pembinaan karate di Kabupaten Sigi,” ujar Mayor Tarno.

Menurutnya, Kejurda bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan memiliki tujuan strategis untuk mengukur hasil pembinaan atlet di setiap perguruan.

“Selama ini para atlet terus berlatih, tetapi harus ada wadah untuk mengukur kemampuan mereka. Melalui Kejurda ini kita dapat mengetahui perkembangan atlet sekaligus mengevaluasi proses pembinaan di masing-masing perguruan,” katanya.

Mayor Tarno menegaskan, Kejurda juga menjadi momentum kebangkitan FORKI Kabupaten Sigi agar semakin solid dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak atlet-atlet karate berprestasi.

Selain itu, ia mengajak seluruh perguruan menjadikan Kejurda sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan di bawah naungan FORKI.

“Jangan ada lagi sekat-sekat di antara kita. Semua perguruan berada dalam satu rumah besar, yaitu FORKI Kabupaten Sigi. Mari saling mengenal, saling menyapa, saling mendukung, dan menjaga persaudaraan,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Mayor Tarno juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moral maupun material, sehingga kejuaraan dapat terselenggara dengan baik.

Ia berpesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Kalau menang jadikan sebagai motivasi untuk terus berprestasi. Kalau kalah, terimalah dengan lapang dada dan jadikan sebagai bahan evaluasi untuk berlatih lebih giat lagi. Jangan menyalahkan orang lain ataupun membuat keributan. Tunjukkan bahwa karateka adalah pribadi yang menjunjung tinggi etika dan kehormatan,” tegasnya.

Kepada para pelatih dan official, ia meminta agar terus memberikan pendampingan terbaik kepada atlet serta menjaga suasana pertandingan tetap kondusif. Sementara kepada dewan wasit dan juri, Mayor Tarno berharap seluruh pertandingan dipimpin secara profesional, objektif, adil, dan tidak memihak kepada siapa pun.

“Integritas wasit dan juri akan menentukan kualitas kejuaraan ini serta melahirkan juara-juara yang benar-benar berprestasi,” ujarnya.

Ia juga meminta panitia memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan tertib, aman, lancar, dan tanpa insiden sehingga Kejurda Karate Kabupaten Sigi dapat menjadi agenda pembinaan yang berkelanjutan setiap tahun.

Mengakhiri sambutannya, Mayor Inf Tarno secara resmi membuka Kejuaraan Daerah Karate Kabupaten Sigi Tahun 2026.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kejuaraan Daerah Karate Kabupaten Sigi Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan semoga lahir atlet-atlet terbaik yang akan mengharumkan nama Kabupaten Sigi,” pungkasnya.

Kejurda FORKI Kabupaten Sigi Tahun 2026 diikuti 225 atlet dari delapan kontingen yang akan bertanding pada 48 kelas pertandingan. Kejuaraan berlangsung selama dua hari, mulai 17 hingga 18 Juli 2026.***

Pos terkait