PALU – Sebanyak 600 atlet dari berbagai daerah di wilayah Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) ambil bagian dalam ajang Karate Open Akamsi 2026 yang digelar di Gedung GOR Madani Palu, Jumat (17/4/2026).
Ketua INKAI Sulawesi Tengah, Mohamad Irwan Lapatta, menegaskan kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk mencetak atlet berprestasi sekaligus memperkuat pembinaan karate di daerah.
Kejuaraan perdana yang berlangsung selama dua hari, 17–18 April 2026 ini secara resmi dibuka oleh Irwan Lapatta.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun INKAI ke-55 serta ulang tahun pertama Dojo Akamsi.
Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang melibatkan ratusan atlet dari 19 kontingen. Ia menilai, tingginya partisipasi peserta menunjukkan antusiasme sekaligus potensi besar cabang olahraga karate di Sulawesi Tengah.
“Melalui kejuaraan ini kita ingin melihat potensi atlet-atlet muda. Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi bagian dari proses pembinaan untuk melahirkan atlet unggul,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan event serupa sebagai wadah pembinaan berjenjang. Menurutnya, kompetisi rutin akan membantu membentuk karakter, mental bertanding, serta meningkatkan kualitas atlet.
“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan, minimal satu atau dua kali dalam setahun, agar pembinaan atlet berjalan konsisten,” tegasnya.
Irwan menambahkan, selama ini cabang olahraga karate menjadi salah satu penyumbang medali emas bagi daerah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Karena itu, dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dinilai sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan prestasi tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia, Arman Effendy, menjelaskan bahwa kejuaraan ini digelar berdasarkan rekomendasi Pengurus Provinsi FORKI Sulawesi Tengah, serta mendapat dukungan dari FORKI Sulawesi Tengah dan FORKI Kota Palu.
Ia menyebutkan, dalam turnamen ini dipertandingkan sebanyak 55 kelas tournament dan 26 kelas festival, yang diikuti atlet putra dan putri dari berbagai kategori usia.
“Turnamen ini bukan hanya soal juara, tetapi juga memberikan ruang bagi atlet untuk menambah pengalaman dan mengukur kemampuan,” jelasnya.
Arman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan lancar sesuai rencana.
Dengan tingginya jumlah peserta dan kualitas pertandingan yang ditampilkan, Karate Open Akamsi 2026 diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial serta memperkuat posisi Sulawesi Tengah di kancah olahraga nasional.***







