SIGI – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menghadiri sekaligus menutup secara resmi Liga 4 Indonesia Seri Kabupaten Sigi yang digelar di Desa Kaleke, Sabtu (10/1/2026).
Pada laga final, tim Kaleke Putra berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Mantendo Pakuli dengan skor 3–1.
Mengusung tagline PAKAROSO, Liga 4 Indonesia Seri Kabupaten Sigi ini juga memperebutkan Piala Bergilir Bupati Sigi.
Partai final berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat pencinta sepak bola di Kabupaten Sigi.

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh masyarakat pencinta sepak bola atas suksesnya penyelenggaraan Liga 4 Indonesia Seri Kabupaten Sigi.
Ia menilai, turnamen tersebut menjadi hiburan berkualitas sekaligus bukti kecintaan masyarakat terhadap sepak bola, khususnya di tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana, perangkat pertandingan, wasit, official tim, camat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan sehingga kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar.
“Sepak bola hari ini menunjukkan hiburan yang luar biasa dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Ini membuktikan bahwa Kabupaten Sigi mampu menyelenggarakan event olahraga secara profesional,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Piala Bupati Sigi akan kembali digelar pada tahun mendatang.
Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Sigi juga akan mempersiapkan dua agenda penting, yakni keikutsertaan pada Liga 4 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah serta persiapan atlet untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar di Kabupaten Morowali.
Ia meminta kepada pengurus Askab PSSI dan Persegi Sigi agar segera mempersiapkan para atlet, mengingat pendaftaran Liga 4 tingkat provinsi akan ditutup pada 15 Januari mendatang.

Bupati berharap harapan masyarakat Kabupaten Sigi dapat terwujud melalui prestasi di tingkat provinsi.
Bupati Sigi juga mengapresiasi profesionalisme para atlet yang mampu menjaga sportivitas dan mengendalikan emosi selama pertandingan.
Sebagai mantan pemain sepak bola, ia memahami tekanan yang dihadapi atlet di lapangan, namun menilai pertandingan final berlangsung tertib dan berkualitas.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Kapolsek Dolo, jajaran TNI, dan seluruh aparat keamanan atas dukungan pengamanan selama pertandingan.
“Kita buktikan hari ini bahwa Sigi aman untuk pertandingan sepak bola. Ini menjadi modal untuk melahirkan atlet-atlet sepak bola hingga ke tingkat nasional, bahkan internasional,”tutupnya. ***







