Abd Rifai: MTQ XXXI Sigi Sukses Penyelenggaraan, Prestasi, dan Ekonomi

  • Whatsapp
Anggota DPRD Sigi saat menghadiri acara penutupan MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulteng, di Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sabtu (13/6/2026). FOTO : MEGALIT

SIGI – Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Abd Rifai Arif, mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sigi dalam menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ tahun ini menjadi bukti kemampuan daerah dalam menggelar agenda berskala provinsi secara sukses meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, baik dari sisi anggaran maupun waktu persiapan yang relatif singkat.

Abd Rifai menyebut, keberhasilan pertama yang patut diapresiasi adalah suksesnya penyelenggaraan MTQ. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Sigi bersama seluruh pihak terkait dinilai mampu menghadirkan pelaksanaan MTQ yang berjalan lancar, tertib, aman, dan meriah.

“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sigi atas keberhasilannya menyelenggarakan MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Di tengah efisiensi anggaran dan waktu persiapan yang singkat, Sigi mampu menghadirkan kegiatan yang sukses dan meriah,” ujar Rifai saat menghadiri penutupan MTQ di Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Sabtu (13/6/2026).

Selain sukses dari sisi penyelenggaraan, Rifai juga menyoroti peningkatan prestasi yang berhasil diraih kafilah Kabupaten Sigi pada MTQ tahun ini. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan perkembangan yang positif dibandingkan pelaksanaan MTQ sebelumnya dan menjadi indikator semakin kuatnya kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, Kabupaten Sigi mengalami peningkatan prestasi dibanding MTQ sebelumnya. Ini menjadi gambaran bahwa kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an terus tumbuh dan berkembang. Prestasi yang diraih para peserta merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menilai peningkatan prestasi tersebut tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan pembinaan generasi Qurani yang selama ini dilakukan oleh pemerintah daerah, lembaga keagamaan, para guru, serta para pembina.

Berdasarkan hasil akhir yang diumumkan Dewan Hakim, Kota Palu kembali meraih predikat juara umum dengan perolehan 241 poin. Posisi kedua ditempati Kabupaten Morowali dengan 219 poin, sementara tuan rumah Kabupaten Sigi berhasil menempati peringkat ketiga dengan raihan 150 poin. Hasil tersebut menjadi salah satu capaian terbaik yang diraih Sigi dalam ajang MTQ tingkat provinsi dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih lanjut, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ XXXI tidak hanya berdampak pada aspek keagamaan dan prestasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat.

Menurutnya, kehadiran ribuan peserta, ofisial, pendamping, dan pengunjung selama sepekan pelaksanaan MTQ telah menggerakkan berbagai sektor usaha lokal, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, hingga jasa penginapan.

“Dari sisi perekonomian, MTQ ke-31 ini menjadi pengungkit sekaligus penggerak ekonomi masyarakat Sigi. Para pelaku UMKM, pedagang, hingga penyedia jasa turut merasakan manfaat dari kegiatan ini,” ungkapnya.

Ia berharap keberhasilan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan syiar Islam, memperkuat pembinaan Al-Qur’an, serta menjadikan Sigi sebagai daerah yang maju, religius, dan sejahtera.

“Semoga keberhasilan ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mendorong pembangunan daerah yang lebih baik,” pungkasnya.***

Pos terkait