Hari Pertama Lomba Tafsir Bahasa Arab dan Tahfidz 10 Juz MTQ Sulteng Berjalan Lancar

  • Whatsapp
Dewan Hakim Bidang Tafsir Bahasa Arab dan Tahfidz 10 Juz. FOTO : MEGALIT

SIGI – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah mulai bergulir dengan mempertandingkan berbagai cabang lomba. Salah satunya adalah cabang Tafsir Bahasa Arab dan Tahfidz 10 Juz yang mulai digelar dan diikuti peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, yang berlangsung di Masjid Alkhairaat Desa Kotarindau, Senin (8/6/2026).

Ketua Majelis Bidang Tafsir Bahasa Arab dan Tahfidz 10 Juz, Zainuddin Tambuala, mengatakan pelaksanaan lomba pada hari pertama berlangsung lancar dan sesuai jadwal.

“Alhamdulillah, seluruh agenda pada hari pertama berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Zainuddin.

Ia menjelaskan, pada hari pertama sebanyak enam peserta telah tampil pada cabang Tahfidz 10 Juz, sementara lima peserta mengikuti cabang Tafsir Bahasa Arab. Perlombaan dijadwalkan berlangsung hingga Kamis mendatang.

Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi. Masing-masing kabupaten dan kota mengirimkan dua peserta untuk setiap cabang yang diperlombakan. Khusus cabang Tahfidz 10 Juz, jumlah peserta mencapai 26 orang yang berasal dari 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Sementara itu, pada cabang Tafsir Bahasa Arab masih terdapat beberapa daerah yang tengah melengkapi persyaratan administrasi peserta sebelum mengikuti perlombaan secara penuh.

Zainuddin optimistis MTQ tahun ini akan melahirkan peserta-peserta berkualitas yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya yakin sampai akhir lomba nanti akan lahir kader-kader dan peserta yang layak untuk dibawa ke tingkat nasional,” katanya.

Ia menegaskan, para juara yang terpilih nantinya akan dipersiapkan sebagai wakil Sulawesi Tengah pada MTQ tingkat nasional. Karena itu, proses penilaian dilakukan secara cermat untuk menjaring peserta terbaik dari seluruh daerah.

“Para juara dari MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tengah ini akan menjadi wakil daerah untuk mengikuti kompetisi di tingkat nasional. Karena itu, kami berharap dari ajang ini lahir kader-kader terbaik yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Melalui cabang Tafsir Bahasa Arab dan Tahfidz 10 Juz, MTQ XXXI Sulawesi Tengah diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi Qurani yang memiliki kemampuan hafalan, pemahaman, dan penafsiran Al-Qur’an untuk mendukung prestasi daerah di masa mendatang.***

Pos terkait