PALU – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sulawesi Tengah periode demisioner, Mohamad Irwan Lapatta, menghadiri pembukaan Open Tournament Pencak Silat Militer Piala Pangdam XIII/Palaka Wira yang digelar pada 2–8 Februari 2026 di GOR Gelora Bumi Kaktus (GBK), Palu.
Dalam kesempatan tersebut, Irwan menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kejuaraan itu. Menurutnya, turnamen ini menjadi wadah penting untuk pembinaan sekaligus pencarian atlet-atlet potensial pencak silat di Sulawesi Tengah.
“Saya sangat bersyukur Pangdam XIII/Palaka beserta jajaran dapat melaksanakan kegiatan ini. Ini bukan sekadar turnamen, tetapi juga menjadi ajang pencarian bibit-bibit unggul pencak silat Sulawesi Tengah ke depan,” ujar Irwan.
Ia menilai kejuaraan tersebut juga berperan sebagai sarana mempererat silaturahmi antar perguruan pencak silat sekaligus memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan pembinaan atlet.
“Melalui kegiatan seperti ini, perguruan-perguruan akan semakin terpacu meningkatkan kemampuan. Ini juga menjadi ruang silaturahmi yang sangat baik bagi seluruh insan pencak silat di daerah,” katanya.
Irwan mengungkapkan IPSI Sulawesi Tengah terus mendorong agar kejuaraan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Ia menyebut telah berkoordinasi dengan Ketua IPSI Sulteng terpilih, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, agar agenda pembinaan melalui kompetisi tetap berkelanjutan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Ketua terpilih, Pak Akbar. Harapannya, kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun demi menjaga kesinambungan pembinaan atlet,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Irwan juga menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XIII/Palaka beserta jajaran perwira atas dukungan terhadap pengembangan olahraga pencak silat di Sulawesi Tengah.
“Sebagai pemerhati pencak silat, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Pangdam dan seluruh jajaran perwira atas perhatian besar terhadap olahraga ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, pembukaan kelas usia dini dalam turnamen ini memiliki nilai strategis dalam menarik minat generasi muda terhadap pencak silat.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat. Ketika orang tua membawa anak-anaknya menonton, mereka bisa tertarik untuk belajar pencak silat. Dari situlah pembinaan dimulai sejak dini agar jumlah pesilat Sulawesi Tengah terus bertambah,” jelas Irwan.
Open Tournament Pencak Silat Militer Piala Pangdam XIII/Palaka Wira diikuti sebanyak 1.247 atlet dari berbagai daerah. Para peserta berasal dari 11 provinsi, sembilan komando utama TNI, serta 48 perguruan pencak silat.
Jumlah tersebut terdiri atas 916 atlet kategori open tournament, 176 atlet ekshibisi, serta 155 atlet usia dini dan pra-remaja.
Untuk menjamin kualitas pertandingan, panitia menghadirkan wasit dan juri dari Pengprov IPSI Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Gorontalo.
Selain memperebutkan prestasi, para atlet juga berkesempatan meraih penghargaan berupa medali, piagam, serta bonus yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggara. ***







