SIGI – Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Sigi menggelar rapat finalisasi pelantikan pengurus masa bakti 2026–2030 di Jalan Tara, Desa Kalukubula, Rabu (15/7/2026).
Pelantikan pengurus tersebut akan dirangkaikan dengan Kejuaraan Daerah (Kejurda) karate sebagai langkah awal memperkuat pembinaan atlet sekaligus mempersiapkan kontingen Kabupaten Sigi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026.
Ketua terpilih FORKI Kabupaten Sigi, Mayor Inf Tarno, mengatakan pelantikan pengurus baru dapat dilaksanakan pada Juli 2026 setelah sempat tertunda karena padatnya agenda internal organisasi dan kegiatan kewilayahan.
“Alhamdulillah, pada bulan ini pengurus masa bakti 2026–2030 akhirnya dapat dilantik. Momentum ini kami awali dengan Kejurda sebagai bagian dari program pembinaan atlet,” ujarnya.
Tarno menjelaskan, saat ini terdapat 11 dojo atau perguruan karate di Kabupaten Sigi. Namun, hanya lima dojo yang masih aktif melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Kami ingin melihat sejauh mana pembinaan atlet di setiap dojo. Dari 11 dojo yang ada, baru lima yang aktif dan memiliki jumlah atlet yang cukup banyak,” katanya.
Menurutnya, Kejurda tidak hanya menjadi ajang mengukur kemampuan atlet, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar perguruan karate yang selama ini jarang berkumpul dalam satu kegiatan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat kebersamaan antar dojo sekaligus mengetahui kesiapan atlet menghadapi Porprov Sulawesi Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Kabupaten Morowali,” jelasnya.
Ia berharap pelantikan pengurus dan pelaksanaan Kejurda mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk media, agar masyarakat mengetahui perkembangan olahraga karate di Kabupaten Sigi.
“Kami berharap kegiatan ini dapat dipublikasikan secara luas sehingga masyarakat mengetahui bahwa pembinaan atlet karate di Kabupaten Sigi terus berjalan,” ucapnya.
Terkait target prestasi, FORKI Kabupaten Sigi menargetkan hasil yang lebih baik dibandingkan capaian pada Porprov sebelumnya.
“Kami optimistis pada Porprov mendatang prestasi atlet Sigi dapat meningkat dan meraih hasil yang lebih baik,” katanya.
Kejurda diperkirakan akan diikuti sekitar 250 atlet dari lima dojo aktif di Kabupaten Sigi. Kejuaraan tersebut dikhususkan bagi atlet karate asal Kabupaten Sigi sebagai bagian dari proses seleksi dan evaluasi pembinaan menuju Porprov Sulawesi Tengah 2026.***






