SIGI – Pemerintah Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, menggaungkan program unggulan Bupati Mohamad Rizal Intjenae dan Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi, Pakagali Pakagaya Ngata, melalui Lomba Kebersihan Antar-RT.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah kecamatan mendorong masyarakat untuk membangun lingkungan yang bersih, sehat, tertata, dan nyaman sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Persiapan lomba mulai dilakukan di sejumlah wilayah dengan melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perangkat RT, serta masyarakat. Salah satunya berlangsung di RT 2 Dusun 8, Desa Sibowi, Kecamatan Tanambulava, Selasa (8/9/2026) pagi.
Sejak sekitar pukul 06.30 WITA, warga bergotong royong membersihkan lingkungan dan menata kawasan permukiman. Camat Tanambulava, Suaib, turut hadir memantau sekaligus bergabung dalam kegiatan tersebut.
Suaib mengatakan, Lomba Kebersihan Antar-RT bukan sekadar kompetisi untuk menentukan wilayah yang paling bersih. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat agar kebersihan menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Persiapan dilakukan sejak sekarang agar masyarakat terbiasa menjaga kebersihan. Harapannya, warga tidak bergerak hanya karena ada lomba, tetapi menjadikan kebersihan sebagai budaya yang terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Suaib.
Menurutnya, budaya membersihkan lingkungan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, pemerintah kecamatan mendorong agar kebiasaan membersihkan halaman rumah, lingkungan sekitar, fasilitas umum dan ruas jalan desa dilakukan secara rutin.
Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan program Pakagali Pakagaya Ngata. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat.
Selain menjaga kebersihan, masyarakat juga didorong memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan dan sayuran.
Pemanfaatan pekarangan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga melalui pengembangan kebun gizi.
“Kami akan terus berbenah. Masih ada sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian bersama, mulai dari data desa, kebun gizi, pemagaran lingkungan, hingga kebersihan di sepanjang jalan desa. Semua ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan layak huni bagi masyarakat,” bebernya.
Suaib mengatakan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari hasil perlombaan. Menurutnya, ukuran yang lebih penting adalah kemampuan masyarakat mempertahankan kebersihan setelah lomba selesai.
Karena itu, ia berharap semangat gotong royong yang tumbuh selama persiapan lomba dapat terus dipelihara dan menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat Tanambulava.
“Yang paling penting bukan siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana masyarakat bisa terus menjaga kebersihan lingkungannya. Lomba ini kita jadikan pemicu agar kebersihan menjadi budaya bersama,” katanya.
Di akhir, Suaib mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Tanambulava untuk mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Sigi melalui Pakagali Pakagaya Ngata.
“Mari kita dukung program Bapak Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae dan Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi melalui program Pakagali Pakagaya Ngata. Karena kebersihan itu sebagian dari iman kita,” ajaknya.***





