TOLITOLI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tolitoli turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Forum Petani Sawit Lampasio-Ogodeide.
Kunjungan lapangan tersebut dilakukan di lahan perkebunan sawit milik PT CMP dan PT TEN yang berada di Desa Janja, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan dipimpin Wakil Ketua II DPRD Tolitoli, I Nyoman Muliada, SE, bersama sejumlah anggota DPRD Tolitoli. Turut hadir Sekretaris DPRD Tolitoli Anjasmara, S.Pt., M.P., Camat Lampasio Nyoman Martade, Kapolsek Lampasio IPTU Moh. Fathun Latowale, serta perwakilan Humas PT TEN dan PT CMP.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan secara langsung berbagai persoalan yang sebelumnya disampaikan Forum Petani Sawit Lampasio-Ogodeide dalam forum RDPU.
I Nyoman Muliada mengatakan, DPRD tidak ingin aspirasi masyarakat hanya berhenti dalam forum rapat. Menurutnya, kunjungan lapangan diperlukan agar DPRD memperoleh gambaran faktual sekaligus mendengarkan penjelasan dari masyarakat dan pihak perusahaan.
“Kami datang ke lapangan untuk melihat langsung kondisi yang sebenarnya. Apa yang disampaikan masyarakat dalam RDPU harus kami tindak lanjuti dengan fakta di lapangan, sehingga DPRD tidak hanya mendengar dari satu pihak,” kata Muliada.
Ia menegaskan, DPRD akan berupaya mempertemukan kepentingan masyarakat dan pihak perusahaan secara proporsional, terutama apabila persoalan yang muncul berkaitan dengan hak dan kepentingan petani.
“Prinsipnya, kami ingin persoalan ini diselesaikan secara terbuka. Masyarakat harus mendapatkan ruang untuk menyampaikan persoalannya, sementara pihak perusahaan juga harus diberikan kesempatan menjelaskan kondisi dan aturan yang menjadi dasar kegiatan mereka,” ujarnya.
Menurut Muliada, hasil peninjauan lapangan akan menjadi bahan DPRD untuk melakukan pembahasan dan menentukan langkah selanjutnya sesuai dengan kewenangan lembaga legislatif.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD meninjau kondisi lahan perkebunan sekaligus berdialog dengan pihak-pihak terkait. Kehadiran pemerintah kecamatan dan aparat kepolisian turut mendukung proses pengumpulan informasi di lapangan.
Camat Lampasio Nyoman Martade mengatakan, pemerintah kecamatan akan mendukung proses penyelesaian persoalan yang berkembang antara masyarakat dan perusahaan dengan tetap mengedepankan komunikasi serta ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kapolsek Lampasio IPTU Moh. Fathun Latowale memastikan kegiatan kunjungan lapangan berlangsung aman dan kondusif.
Dari pihak perusahaan, perwakilan Humas PT TEN dan PT CMP memberikan penjelasan kepada rombongan DPRD terkait kondisi di lapangan serta aktivitas perkebunan yang menjadi bagian dari pembahasan.
DPRD Tolitoli menilai kunjungan lapangan tersebut menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai persoalan yang disampaikan Forum Petani Sawit Lampasio-Ogodeide.
Selanjutnya, hasil peninjauan akan menjadi bahan evaluasi DPRD untuk menentukan tindak lanjut, termasuk kemungkinan pembahasan kembali bersama pihak perusahaan, pemerintah daerah, dan perwakilan petani.
“Kami tidak ingin persoalan ini berlarut-larut. Kalau ada masalah, harus dicari jalan keluarnya melalui mekanisme yang jelas dan berdasarkan data serta kondisi nyata di lapangan,” tegas Muliada. (TAM)





