SIGI – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sigi untuk mendoakan para pemimpin daerah agar tetap diberikan kekuatan, kesehatan, dan konsistensi dalam menjalankan amanah untuk berpihak kepada rakyat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Sigi di kediaman Bupati Sigi, Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Selasa (3/3/2026).
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Sigi. Ia berharap Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi daerah dan seluruh warganya.
“Semoga puasa tahun ini membawa berkah bagi Kabupaten Sigi yang kita cintai,” ujarnya.
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Sigi yang dinilainya bekerja keras memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Ia menyebut kepemimpinan Kabupaten Sigi sebagai contoh pemimpin yang berani dan tidak mengenal lelah dalam memperjuangkan pembangunan daerah.
“Saya menyaksikan langsung bagaimana Bupati dan Wakil Bupati berjuang untuk rakyat Sigi, bahkan sampai ke Jakarta demi mencari dukungan anggaran untuk daerah,” katanya.
Menurut Anwar Hafid, Kabupaten Sigi memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga Kota Palu sehingga perlu mendapat perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur dan sosial.
Oleh karena itu, pemerintah provinsi terus mendorong percepatan pembangunan di wilayah Sigi dan Donggala sebagai kawasan penopang ibu kota provinsi.
Sejumlah proyek infrastruktur yang tengah dan akan dikerjakan di Sigi antara lain pembukaan akses jalan Sausu–Palolo yang menghubungkan wilayah timur ke Kota Palu, serta peningkatan konektivitas Kalukubula–Gimpu.
Ia menargetkan dalam lima tahun ke depan akses tersebut dapat dilalui dengan lebih baik dan lancar.
“Tahun ini kita sudah mulai membuka jalan Sausu–Palolo. Ini akan menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat dari wilayah timur menuju Palu,” jelasnya.
Selain infrastruktur jalan, Anwar Hafid juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Sigi kembali mendapatkan program penataan kawasan permukiman kumuh dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan. Program tersebut akan difokuskan pada perbaikan lingkungan dan hunian masyarakat.
Ia menegaskan bahwa sektor perumahan menjadi salah satu faktor terbesar penyumbang angka kemiskinan di daerah. Karena itu, mulai tahun 2027 seluruh kepala daerah di Sulawesi Tengah diminta memprioritaskan perbaikan rumah tidak layak huni sebagai strategi menurunkan angka kemiskinan.
“Setelah kami telaah data, penyumbang terbesar kemiskinan adalah kondisi perumahan. Maka fokus kita ke depan adalah memperbaiki rumah rakyat yang tidak layak huni,” tegasnya.
Gubernur juga menyinggung keberlanjutan program Berani Cerdas yang memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa pembayaran bantuan dilakukan langsung ke perguruan tinggi agar tepat sasaran.
“Tahun lalu ada sekitar 23 ribu mahasiswa yang kami bantu. Tahun ini kami targetkan jumlahnya meningkat dua kali lipat,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, Anwar Hafid mengajak masyarakat untuk memperkuat kehidupan keagamaan dengan memakmurkan rumah ibadah dan membiasakan membaca kitab suci sebagai sumber ketenangan batin.
“Mari kita makmurkan rumah ibadah, baik masjid, gereja, maupun pura. Kitab suci adalah sumber ketenangan, bukan sekadar media sosial,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Gubernur kembali meminta doa dari seluruh masyarakat agar pemerintah provinsi dan kabupaten tetap istiqamah dalam menjalankan amanah serta mampu membawa Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Sigi, menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.
“Doa rakyat adalah kunci kemajuan pembangunan daerah, Kalau rakyat mendoakan pemimpinnya dengan doa yang baik, insyaallah daerah ini akan semakin maju dan diberkahi,”ajak Gubernur Anwar.
Pada kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan kunci rumah bagi korban bencana serta bantuan prasarana dan sarana utilitas umum dengan total nilai puluhan miliar rupiah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada perwakilan warga Desa Poi dan Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan.
Sebanyak 48 unit rumah telah dibangun melalui APBD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2025 lengkap dengan sarana pendukung, dengan total anggaran sebesar Rp9.653.191.000.
Selain hunian tetap, Pemprov Sulawesi Tengah juga menyerahkan bantuan prasarana dan sarana utilitas umum Tahun Anggaran 2025 senilai kurang lebih Rp18 miliar.
Bantuan tersebut meliputi pembangunan drainase, MCK, bedah rumah, serta jalan lingkungan guna meningkatkan kualitas permukiman masyarakat.***







