SIGI – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sigi Tahun 2027 harus disusun dengan mengutamakan kepentingan masyarakat serta berorientasi jangka panjang. Hal ini bertujuan agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga dan mendorong kesejahteraan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Sigi Tahun 2027 yang digelar di Aula Kantor Bupati Sigi, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sigi, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, perwakilan Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu, pimpinan instansi vertikal, akademisi, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, forum disabilitas, serta para camat.
Menurut Bupati, forum konsultasi publik merupakan ruang strategis yang menandai kesungguhan bersama dalam merumuskan arah pembangunan yang tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga menjaga amanah bagi masa depan.
“Forum ini menjadi wadah strategis untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang kita susun benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat dan berorientasi jangka panjang,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan berbasis kekuatan lokal menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur. Hal tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sigi, yakni “Kabupaten Sigi Maju, Berkelanjutan Berbasis Pertanian dan Pariwisata.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sigi menetapkan lima misi pembangunan, yaitu:
- Pemenuhan layanan infrastruktur secara merata dan berkeadilan.
- Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sejahtera.
- Penguatan perekonomian inklusif dan berkelanjutan berbasis pertanian dan pariwisata.
- Pelestarian lingkungan hidup, ketahanan bencana, dan harmoni sosial.
- Tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif.
Selain itu, Pemkab Sigi juga menetapkan sepuluh program unggulan, di antaranya penguatan aksesibilitas infrastruktur, penyediaan air bersih dan perumahan layak bagi masyarakat kurang mampu, seragam gratis bagi siswa baru, bantuan permodalan UMKM, pengembangan sumber daya manusia melalui beasiswa dan pelatihan, penerapan infrastruktur hijau dan mitigasi bencana, pengembangan pariwisata dan ruang terbuka hijau, serta penerapan teknologi dalam pemerintahan dan dunia usaha.
Bupati menjelaskan bahwa RKPD Tahun 2027 mengusung tema “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Tata Kelola Pemerintahan untuk Mendorong Peningkatan Daya Saing Daerah.” Tema tersebut, menurutnya, bukan sekadar pilihan kebijakan, melainkan pernyataan arah masa depan Kabupaten Sigi.
Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah capaian makro pembangunan daerah, yaitu :
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sigi tahun 2025 mencapai 71,68 dan masuk kategori tinggi. Pertumbuhan ekonomi tahun 2024 tercatat sebesar 3,50 persen. Angka kemiskinan turun dari 12,06 persen menjadi 10,47 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 2,30 persen.
Indeks Gini Ratio berada pada angka 0,252 atau kategori ketimpangan rendah, serta prevalensi stunting menurun menjadi 11,55 persen.
Di bidang lingkungan, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Kabupaten Sigi mencapai 88,12, menempatkan Sigi pada peringkat pertama di Provinsi Sulawesi Tengah dan peringkat ketujuh secara nasional dari 514 kabupaten/kota.
Menurut Bupati, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah yang dilandasi tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, integratif, dan berbasis data.
“Pembangunan bukan hanya tentang apa yang kita capai hari ini, tetapi tentang apa yang akan dikenang esok hari. Setiap kebijakan yang kita rumuskan adalah fondasi masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi, menjaga hutan tetap hijau, memperkuat harmoni sosial, serta menempatkan manusia dan nilai kebersamaan sebagai inti dari pembangunan Kabupaten Sigi yang tangguh dan berdaya saing,” ujarnya.***







