DPRD Sigi Dukung Pemda Kembangkan Kawasan Transmigrasi Palolo

  • Whatsapp
Wakil Ketua II DPRD Sigi, Ikra Ibrahim. FOTO : MEGALIT

SIGI,— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Daerah dalam pengembangan kawasan transmigrasi Palolo.

“DPRD Kabupaten Sigi mendukung penuh rencana Pemerintah Daerah dalam pengembangan pembangunan kawasan transmigrasi Palolo,” ujar Wakil Ketua II DPRD Sigi, Ikra Ibrahim, Kamis (27/11/2025).

Ikra menilai percepatan pembangunan Kawasan Transmigrasi (KT) Palolo menunjukkan progres signifikan dan memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia meyakini pengembangan kawasan tersebut akan melahirkan nilai-nilai ekonomi baru, membuka peluang usaha, dan menghadirkan pemerataan pembangunan sesuai visi dan misi Presiden.

“Semoga pembangunan ini dapat berlanjut hingga menjadikan KT Palolo sebagai Kawasan Transmigrasi Prioritas,” harapnya.

Diketahui, beberapa bulan lalu Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman, bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, meninjau langsung lokasi KT Palolo di Lembangtongoa.

Kunjungan tersebut mendorong lahirnya konsep Koridor Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi, yang menghubungkan beberapa kawasan prioritas untuk menciptakan sentra pertumbuhan baru.

Inisiatif ini sejalan dengan agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menekankan pembangunan dari pinggiran, pemerataan ekonomi, serta transformasi program transmigrasi sebagai pengungkit pengembangan kawasan terpadu sesuai arahan RPJMN 2025–2029.

Penguatan konsep ini juga dibahas dalam pertemuan dengan Komisi V DPR RI di Palu beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungannya, Menteri Transmigrasi mengalokasikan bantuan pembangunan jalan sepanjang 2 kilometer, disusul Gubernur Sulawesi Tengah 2 kilometer, dan Bupati Sigi 1 kilometer.

Total 5 kilometer akses jalan menuju KT Palolo telah diaspal, sehingga mobilitas masyarakat kian terbuka dan mempercepat aktivitas ekonomi.

Selain itu, Gubernur Sulawesi Tengah menegaskan bahwa pada tahun 2026, akses jalan Lembangtongoa–Sausu akan dibuka.

Pembukaan jalur ini diproyeksikan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah dan menunjang pengembangan kawasan transmigrasi.

Kabupaten Sigi juga dipersiapkan sebagai pusat pendidikan bagi mahasiswa penerima beasiswa S2 dari tujuh perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui pembangunan Kampus Patriot di kawasan transmigrasi.

Kehadiran kampus ini diharapkan melahirkan SDM unggul yang mampu mendorong transformasi transmigrasi secara berkelanjutan.

Tak hanya itu, baru-baru ini Kementerian Transmigrasi bersama tujuh universitas terbaik melaksanakan Ekspedisi Patriot, sebuah program riset dan pengabdian masyarakat.

Tiga perguruan tinggi saat ini melakukan riset di Sigi, yakni Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, dan Institut Pertanian Bogor.

Riset mendalam tersebut akan menghasilkan rekomendasi strategis untuk memetakan potensi sumber daya alam dan sosial di kawasan transmigrasi.

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menyebut Ekspedisi Patriot menjadi langkah awal dalam merumuskan arah pengembangan Palolo sebagai kawasan transmigrasi yang maju, produktif, dan menjadi sentra ekonomi baru bagi Kabupaten Sigi.

Ia juga menegaskan bahwa kawasan transmigrasi Palolo kini mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.***

Pos terkait