SIGI – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan Festival Danau Lindu (FDL) 2026 yang mencatat lonjakan jumlah pengunjung dan perputaran ekonomi yang signifikan selama tiga hari pelaksanaan.
Dalam sambutannya pada acara penutupan Festival Danau Lindu 2026 di Desa Tomado, Kecamatan Lindu, Sabtu malam (25/7/2026), Bupati menyampaikan bahwa festival tahun ini telah memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat posisi Danau Lindu sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Sigi.
Berdasarkan laporan panitia, hingga pukul 18.00 WITA jumlah pengunjung Festival Danau Lindu 2026 mencapai sekitar 42.000 orang. Data tersebut dihimpun sejak pintu masuk kawasan festival selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Selain tingginya jumlah pengunjung, nilai transaksi ekonomi yang tercipta selama tiga hari pelaksanaan festival hingga pukul 18.00 WITA tercatat mencapai sekitar Rp1.722.190.000. Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga berakhirnya acara penutupan, bahkan berpotensi menembus Rp2 miliar.
“Perputaran ekonomi selama tiga hari pelaksanaan festival hingga pukul 18.00 WITA telah mencapai sekitar Rp1.722.190.000. Tentunya angka tersebut masih akan terus bertambah hingga berakhirnya acara penutupan malam ini. Kami optimistis perputaran ekonomi Festival Danau Lindu 2026 dapat mencapai sekitar Rp2 miliar,” ujar Rizal.
Ia menjelaskan, capaian tersebut meningkat tajam dibandingkan penyelenggaraan Festival Danau Lindu tahun sebelumnya yang mencatat perputaran ekonomi sekitar Rp915 juta.
“Kenaikan ini menunjukkan bahwa Festival Danau Lindu benar-benar memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran puluhan ribu pengunjung telah menggerakkan usaha mikro, pedagang lokal, pelaku ekonomi kreatif, hingga sektor jasa di kawasan Lindu,” katanya.
Atas keberhasilan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Festival Danau Lindu 2026.
Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi beserta seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyelenggarakan festival. Apresiasi juga diberikan kepada Dewan Kesenian Sigi (DKS) yang dinilai memiliki peran penting dalam menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya selama festival berlangsung.
Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan Festival Danau Lindu sebagai ajang promosi pariwisata, pelestarian budaya, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Bupati berharap capaian Festival Danau Lindu 2026 menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun-tahun mendatang sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat Kabupaten Sigi.***






