Remappala Dorong Petani Bomba Menuju Kemandirian Lewat Pertanian Organik

  • Whatsapp
Remappala menggelar kegiatan Lokakarya Perencanaan Program Pertanian Organik yang digelar di Kantor Desa Bomba, Kabupaten Sigi, Jumat (1/5/2026). FOTO : IST

SIGI – Upaya mendorong kemandirian petani melalui praktik ramah lingkungan terus digencarkan. Salah satunya melalui Lokakarya Perencanaan Program Pertanian Organik yang digelar di Kantor Desa Bomba, Kabupaten Sigi, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Relawan Masyarakat untuk Pemberdayaan dan Perlindungan Alam (Remappala) bersama Kelompok Tani Organik Desa Bomba, dengan melibatkan pemerintah desa serta komunitas petani setempat.

Direktur Remappala, Maya Safira, mengatakan lokakarya tersebut menjadi langkah awal dalam merumuskan peta jalan kemandirian petani Desa Bomba menuju sistem pertanian organik yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong transisi pertanian organik yang tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada pemulihan kesuburan tanah serta penguatan kapasitas petani,” ujarnya.

Menurutnya, Desa Bomba memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai laboratorium pertanian organik di Kabupaten Sigi. Hal itu akan didukung melalui penguatan pusat pendidikan rakyat yang mengedepankan praktik langsung di lapangan.

“Kami berharap Desa Bomba bisa menjadi contoh pengembangan pertanian organik berbasis komunitas, dengan memaksimalkan pusat pendidikan rakyat sebagai ruang belajar bersama,” tambahnya.

Lokakarya ini juga mengusung konsep pendidikan rakyat, yakni metode belajar kolektif yang menekankan pertukaran pengalaman dan praktik baik antarpetani. Pendekatan ini dinilai efektif dalam memperkuat pengetahuan lokal sekaligus mendorong inovasi di tingkat komunitas.

Peserta kegiatan terdiri atas pemerintah desa, pengurus, serta anggota komunitas petani organik Desa Bomba. Mereka terlibat aktif dalam diskusi dan perumusan rencana program yang akan dijalankan ke depan.

Melalui lokakarya ini, Desa Bomba diharapkan dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran pertanian organik yang berkontribusi pada ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Sigi.***

Pos terkait