SIGI,- Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Drs. Suhardi K, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Palolo dan Kecamatan Nokilalaki, Kamis (11/2/2026).
Kegiatan reses dipusatkan di Desa Karunia dan didampingi oleh Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Sigi, Edy Syupratman, bersama jajaran Sekretariat DPRD.
Reses tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Karunia serta unsur masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh perempuan.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung aspirasi dan kebutuhan pembangunan desa kepada wakil rakyat.
Usulan yang disampaikan warga berfokus pada peningkatan kesempatan kerja lokal, penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM, peningkatan infrastruktur desa, serta pengembangan sarana pendidikan usia dini.
Amrin S selaku tokoh masyarakat mengusulkan bantuan bahan pertukangan serta keterlibatan tenaga kerja lokal dalam setiap proyek desa.
Tokoh pemuda, Moh. Tangatte dan Sarlin, mengusulkan bantuan permodalan usaha, pembangunan jembatan, rabat jalan produksi, serta bantuan peralatan usaha. Tokoh agama, Tinus, mengusulkan bantuan alat musik bagi pemuda gereja.
Sementara itu, Amina selaku tokoh perempuan menekankan pentingnya pembangunan gedung TK Desa Karunia yang saat ini masih menumpang di SDN Inpres Karunia dengan jumlah siswa sebanyak 33 orang.
Kepala Desa Karunia dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa prioritas utama desa adalah pembangunan gedung TK di atas lahan hibah desa seluas 17 x 20 meter, serta pembangunan jembatan dan rabat jalan produksi di Dusun II.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Drs. Suhardi K menyampaikan bahwa prioritas pembangunan akan diselaraskan dengan visi dan misi Bupati Sigi, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan sarana pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM, serta percepatan pembangunan infrastruktur desa.
Menurutnya, aspirasi masyarakat Desa Karunia sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan akan diperjuangkan dalam proses perencanaan serta penganggaran di Kabupaten Sigi.
“Kegiatan reses ini menjadi sarana penting untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan agar dapat direalisasikan sesuai dengan kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan partisipatif. Seluruh aspirasi masyarakat dicatat sebagai bahan tindak lanjut dalam pembahasan program pembangunan Kabupaten Sigi ke depan. ***







