RDP Komisi I DPRD Sigi-Dinkes, Pelayanan Kesehatan dan Anggaran Jadi Sorotan

  • Whatsapp
Komisi I DPRD Sigi rapat dengar pendapat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, di Ruang Utama Sidang DPRD Sigi, Rabu (21/1/2026). FOTO : MEGALIT

SIGI – Komisi I DPRD Kabupaten Sigi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sigi di Ruang Utama Sidang DPRD Sigi, Rabu (21/1/2026).

RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Sigi, Dahyar S. Repadjori, didampingi Wakil Ketua Komisi I, Hazizah, serta Sekretaris Komisi I, Ardiansyah.

Turut hadir anggota Komisi I DPRD Sigi, yakni Ilyas Nawawi, Nursia Syamsu, Candra, Ferra, dan Suhardi.

Sementara dari pihak Dinas Kesehatan, hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, dr. Trieko Stefanus Larope, didampingi Sekretaris Dinkes Ika Yuniarti, bersama jajaran, serta Kepala Rumah Sakit Tora Belo, dr. Diah Ratnaningsih, beserta staf.

Dalam rapat tersebut, Komisi I DPRD Sigi menyoroti sejumlah agenda penting, di antaranya pelayanan kesehatan masyarakat, penanganan stunting, penggunaan anggaran tahun 2025, kesiapan fasilitas kesehatan, serta kesiapan menghadapi kebijakan efisiensi anggaran pada tahun 2026 di Kabupaten Sigi.

Sekretaris Komisi I DPRD Sigi, Ardiansyah, menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan Dinas Kesehatan guna memastikan seluruh program kesehatan berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Termasuk evaluasi anggaran tahun 2025 yang menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi kebijakan efisiensi anggaran pada tahun 2026,” ujar Ardiansyah.

Ia menekankan bahwa kebijakan efisiensi anggaran harus disikapi secara bijak dan tidak boleh dijadikan alasan untuk menghambat maupun menurunkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.

Selain itu, Komisi I DPRD Sigi juga menyoroti isu stunting di Kabupaten Sigi. Ardiansyah mendorong agar program penanganan stunting tidak hanya berfokus pada intervensi kesehatan semata, tetapi juga melibatkan lintas sektor agar hasil yang dicapai lebih maksimal.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Sigi, Ilyas Nawawi, mengapresiasi peningkatan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Tora Belo yang dinilainya terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Ia menilai, peningkatan tersebut merupakan langkah positif dalam upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

Namun demikian, Ilyas menegaskan bahwa pelayanan kesehatan berbasis masyarakat tidak mampu harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, seluruh elemen pelayanan kesehatan, mulai dari tenaga kesehatan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Rumah Sakit (RS), hingga Dinas Kesehatan, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan tidak ada warga marginal yang terabaikan dalam memperoleh layanan dasar kesehatan.

Ia juga mengingatkan agar peningkatan kualitas layanan tidak hanya berfokus pada aspek fasilitas, tetapi juga pada pemerataan dan keadilan pelayanan, sehingga seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, benar-benar merasakan kehadiran negara di sektor kesehatan.

Selain itu, Ilyas berharap Rumah Sakit Kauria dapat segera beroperasi secara lebih optimal dan prima, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal serta menjangkau kebutuhan masyarakat secara luas.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, dr. Trieko Stefanus Larope, memaparkan berbagai program serta langkah strategis yang telah dan akan dilaksanakan, termasuk realisasi anggaran tahun 2025 dan upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

RDP ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan kesehatan di Kabupaten Sigi ke depan. ***

 

Pos terkait