Pembentukan Pengurus SATRIA Dimulai dari Sigi, Irwan Lapatta: Fokus Sosial dan Advokasi

  • Whatsapp
Pembentukan kepengurusan SATRIA Kabupaten Sigi sekaligus buka puasa bersama di kediaman Ketua SATRIA Sulawesi Tengah, Mohamad Irwan Lapatta, Selasa (17/3/2026). FOTO : IST

SIGI – Pembentukan kepengurusan Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) di Sulawesi Tengah mulai dilakukan dengan Kabupaten Sigi sebagai titik awal.

Ketua SATRIA Sulawesi Tengah, Mohamad Irwan Lapatta, menegaskan organisasi tersebut akan berfokus pada kegiatan sosial, kebencanaan, dan advokasi untuk membantu masyarakat kecil.

Penegasan itu disampaikan saat pembentukan kepengurusan yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama di kediamannya, Selasa (17/3/2026).

Dalam proses penyusunan struktur tersebut, Ade Nofaldi dipercaya memimpin organisasi sebagai Ketua SATRIA Kabupaten Sigi, sementara posisi sekretaris diisi oleh Taslim.

Irwan mengatakan kegiatan buka puasa bersama itu menjadi momentum awal konsolidasi pengurus di tingkat kabupaten, khususnya di Sigi.

“Alhamdulillah, tadi telah dilaksanakan buka puasa bersama dengan sebagian pengurus SATRIA. Yang hadir berasal dari Kecamatan Dolo, Palolo, Biromaru, dan Marawola,” ujar Irwan.

Ia menjelaskan, meskipun belum seluruh kecamatan hadir, penyusunan struktur kepengurusan SATRIA Kabupaten Sigi sudah hampir rampung. Dari total kecamatan yang ada, sekitar 12 kecamatan belum sempat hadir, namun telah masuk dalam draft susunan kepengurusan.

 

Irwan menegaskan, para pengurus yang bergabung merupakan orang-orang yang telah lama bersamanya dalam berbagai proses pengabdian di Sigi.

“Alhamdulillah, teman-teman bergabung dengan tulus dan ikhlas. Mereka adalah sahabat-sahabat yang telah bersama sejak awal, bahkan sejak saya menjabat sebagai Bupati Sigi selama dua periode, dan jauh sebelum itu kebersamaan telah terjalin,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irwan menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan SATRIA tidak hanya dilakukan di Sigi, tetapi juga di sejumlah kabupaten/kota lain di Sulawesi Tengah. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pengurus pusat di Jakarta untuk memastikan proses pembentukan berjalan sesuai rencana.

“Insya Allah, dalam waktu dekat SK SATRIA provinsi dapat segera disiapkan. Kabupaten/kota yang telah mulai menyusun kepengurusan di antaranya Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Tojo Una-Una, dan Poso, sementara Kota Palu masih dalam proses,” ungkapnya.

Ia menargetkan dalam dua bulan ke depan seluruh kepengurusan SATRIA di kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah sudah terbentuk, sehingga struktur di tingkat provinsi dapat segera difinalisasi.

Irwan juga menegaskan bahwa SATRIA merupakan organisasi sayap partai yang bergerak di bidang sosial dan advokasi masyarakat, bukan organisasi politik praktis.

“SATRIA ini bukan organisasi politik. Tugasnya lebih pada kegiatan sosial, kebencanaan, serta advokasi untuk membantu masyarakat kecil,” tegasnya.

Ia berharap kepengurusan SATRIA Kabupaten Sigi dapat segera difinalisasi dan dilanjutkan dengan pengusulan surat keputusan (SK), sehingga pelantikan dapat dilaksanakan secara serentak di tingkat provinsi.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini dapat terselesaikan dan SK-nya segera diusulkan untuk ditetapkan,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan, sebagian besar pengurus yang tergabung saat ini berasal dari berbagai latar belakang organisasi dan partai sebelumnya, termasuk Golkar, yang kini memilih bergabung untuk memperkuat gerakan sosial dan advokasi di bawah SATRIA.***

Pos terkait