Selasa, 15 Sep 2026
Daerah  

Maulid dan Zikir Bersama, Gubernur Anwar Hafid Refleksikan Perjalanan Hidup di Usia 57 Tahun

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW dan zikir bersama di Rumah Jabatan Gubernur Siranindi, Kamis malam (13/8/2026). FOTO : BERANI MEDIA

PALU – Gubernur , Dr. H. , M.Si., menjadikan momentum dan zikir bersama sebagai ruang untuk merefleksikan perjalanan hidup sekaligus meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT.

Kegiatan tersebut digelar di Rumah Jabatan Gubernur Siranindi, Kamis malam (13/8/2026), dan berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan maulid, salawat kepada Rasulullah SAW, zikir, serta tausiah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan keagamaan. Ia berharap ibadah yang dilakukan bersama dapat menjadi amal yang diterima oleh Allah SWT.

“Alhamdulillah, malam ini kita melaksanakan rangkaian acara, mulai dari pembacaan maulid, salawat kepada Rasulullah, kemudian kita mendengarkan ceramah. Mudah-mudahan seluruh rangkaian ibadah kita malam ini dinilai sebagai amal ibadah oleh Allah SWT,” ujarnya.

Menurut Anwar Hafid, momentum Rabiul Awal merupakan kesempatan untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Lebih dari sekadar peringatan keagamaan, malam tersebut juga menjadi momentum refleksi bagi Gubernur yang kini memasuki usia 57 tahun. Ia mengaku semakin menyadari bahwa perjalanan hidup manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT.

Anwar Hafid mengenang berbagai fase kehidupan yang telah dilaluinya, termasuk masa kecil yang penuh keterbatasan, perjalanan membangun keluarga, hingga menjalankan berbagai amanah dalam kehidupan.

“Semakin hari kita semakin melihat diri kita bahwa memang hidup ini semua harus kembali kepada Allah SWT. Kerja yang terbaik adalah kerja yang dilandasi oleh keikhlasan dan ketulusan hati,” katanya.

Dari perjalanan hidup tersebut, ia menilai bahwa manusia memiliki keterbatasan, sementara pertolongan Allah SWT tidak pernah memiliki batas. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap berikhtiar dan tidak mudah takut dalam menghadapi berbagai persoalan.

“Seberat apa pun yang kita hadapi, tidak usah terlalu takut. Kebutuhan manusia boleh ada batasnya, tetapi hubungan dengan Allah tidak pernah ada batasnya. Yang penting kita bekerja dengan ikhlas, maka insyaallah pertolongan Allah akan datang,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa keikhlasan dan ketulusan merupakan landasan penting dalam menjalankan pekerjaan maupun amanah. Menurutnya, setiap usaha yang dilakukan dengan niat baik dan disertai ketergantungan kepada Allah SWT akan memberikan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menegaskan bahwa Rumah Jabatan Gubernur Siranindi merupakan rumah masyarakat. Karena itu, ia berharap rumah jabatan tersebut dapat terus menjadi ruang untuk kegiatan keagamaan, silaturahmi, dan kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat.

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan zikir bersama tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Rudi Dewanto, SE., MM., Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Hj. , para kepala OPD, ulama dan tokoh masyarakat, pimpinan majelis, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Melalui momentum Maulid Nabi, Gubernur Anwar Hafid mengajak seluruh masyarakat untuk terus meneladani Rasulullah SAW, memperkuat keimanan, menjaga silaturahmi, serta menjalankan setiap amanah dengan penuh keikhlasan dan ketulusan.***