SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi terus mengupayakan percepatan pemulihan pascabencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Kecamatan Palolo dan Nokilalaki pada 16 Juni 2026.
Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengajukan permohonan Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan bantuan perlengkapan rumah tangga bagi warga terdampak yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
Upaya tersebut dilakukan melalui audiensi strategis dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Rombongan Pemkab Sigi dipimpin langsung Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, didampingi Sekretaris Daerah Nuim Hayat, Kepala Dinas Sosial Ariyanto, serta Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Affandy Mohammad Salmin.
Rombongan diterima oleh Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana pada Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kemensos RI, Masriyani Mansyur, yang akrab disapa Ibu Cece.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Sigi secara khusus menyampaikan permohonan bantuan jaminan hidup bagi masyarakat terdampak gempa, terutama warga yang rumahnya masuk kategori rusak berat.
Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa transisi pemulihan pascabencana.
Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Sigi, Affandy Mohammad Salmin, mengatakan permohonan yang disampaikan pemerintah daerah mendapat sambutan positif dari pihak Kemensos RI.
“Alhamdulillah, permohonan tersebut diterima dengan baik,” ujar Affandy, Jumat petang (23/10/2026).
Selain membahas bantuan jaminan hidup, pertemuan tersebut juga menghasilkan arahan agar Pemkab Sigi melengkapi usulan dengan permohonan bantuan perlengkapan rumah tangga bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat gempa di Kecamatan Palolo dan Nokilalaki.
“Adapun arahan Ibu Dirjen, untuk memasukkan juga permohonan bantuan perlengkapan rumah bagi warga yang rumahnya rusak berat akibat bencana di Kecamatan Palolo dan Kecamatan Nokilalaki,” ungkapnya.
Arahan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya Pemkab Sigi memperjuangkan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.
Bantuan perlengkapan rumah tangga diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar setelah mengalami kerusakan tempat tinggal akibat bencana.
Pemkab Sigi terus mendorong koordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan penyintas gempa mendapat perhatian dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah berharap proses pemulihan masyarakat terdampak di Kecamatan Palolo dan Nokilalaki dapat berjalan lebih cepat, sehingga warga dapat kembali menjalani kehidupan secara layak setelah bencana.
Meski demikian, realisasi bantuan tetap menunggu proses tindak lanjut dan mekanisme penyaluran dari pihak terkait.***







