SIGI – Sebanyak 55 personel Polres Sigi menerima kenaikan pangkat pada periode 1 Juli 2026. Kenaikan pangkat tersebut ditandai melalui Upacara Laporan Kenaikan Pangkat yang dipimpin langsung Kapolres Sigi, AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., di Lapangan Apel Polres Sigi, Selasa (30/6/2026).
Dari total 55 personel yang memperoleh kenaikan pangkat, terdiri atas 1 personel dari Iptu ke AKP, yakni Kasihumas Polres Sigi AKP Nuim Hayat, S.H., 10 personel dari Aipda ke Aiptu, 28 personel dari Bripka ke Aipda, 8 personel dari Brigpol ke Bripka, 3 personel dari Briptu ke Brigpol, serta 5 personel dari Bripda ke Briptu.
Upacara tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Sigi Ny. Ayu Ritonga, Wakapolres Sigi, para Pejabat Utama, para Kapolsek jajaran, pengurus Bhayangkari Cabang dan Ranting se-Cabang Sigi, serta seluruh personel Polres Sigi.
Dalam amanatnya, Kapolres Sigi menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel selama menjalankan tugas. Menurutnya, pencapaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kenaikan pangkat bukan garis akhir dari sebuah perjalanan, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus belajar, bekerja lebih baik, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Kari Amsah Ritonga.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar tidak melupakan peran keluarga, khususnya ibu, istri, dan anak perempuan, yang senantiasa memberikan doa, dukungan, serta semangat dalam menjalankan pengabdian sebagai anggota Polri.
Usai upacara, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sigi, Wakapolres, para Pejabat Utama, dan pengurus Bhayangkari memberikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Tradisi siraman yang biasanya menjadi bagian dari prosesi kenaikan pangkat tahun ini dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk empati dan solidaritas Polres Sigi terhadap masyarakat Kabupaten Sigi yang masih terdampak gempa bumi sejak 16 Juni 2026.***






