PALU – Makam Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, pendiri Alkhairaat, menjadi magnet tersendiri, tidak hanya bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Menjelang pelaksanaan haul tokoh kharismatik pejuang pendidikan, khususnya di wilayah Indonesia Timur, yang digelar setiap 12 Syawal, makam tersebut terus didatangi para jamaah yang akan menghadiri haul.
Para jamaah datang untuk mengirimkan doa, membacakan Surah Yasin, serta bertahlil sebagai bentuk penghormatan kepada ulama besar yang telah berjuang membawa perubahan di tengah masyarakat melalui pendidikan agama Islam.
Pantauan media ini, sehari sebelum pelaksanaan Haul Akbar ke-58 Habib Idrus bin Salim Aljufri pada 2026, sejak subuh masyarakat dari berbagai daerah telah memadati area makam. Mereka datang secara rombongan maupun secara mandiri dengan hajat masing-masing.
Salah seorang jamaah, Abdurahman, asal Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, mengatakan ziarah ke makam Habib Idrus bin Salim Aljufri merupakan hal yang wajib dilakukan ketika datang menghadiri haul.
“Alhamdulillah, sampai hari ini saya masih diberi kesehatan dan kesempatan hadir pada Haul Guru Tua tahun ini, serta kembali berziarah ke makam Guru Tua untuk melepas rindu karena jarak kami yang cukup jauh,” ujarnya.
Ia menambahkan, ziarah ke makam Guru Tua tidak hanya dilakukan saat haul. Setiap kali berkesempatan datang ke Palu, dirinya selalu menyempatkan diri berkunjung ke makam tersebut.
Sementara itu, Mohammad Hasan Filabuya, pimpinan Pondok Pesantren Alkhairaat Bintauna, juga menyatakan bahwa ziarah ke makam Guru Tua merupakan bentuk kecintaan sekaligus mengenang perjuangan pendiri Alkhairaat yang rela berjalan dari daerah ke daerah demi memberikan pendidikan agama Islam kepada masyarakat tanpa mengenal lelah.
“Jika mengingat kondisi saat itu, jalan belum sebagus sekarang, kendaraan pun sangat terbatas. Namun Guru Tua tetap mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat. Tentu hal itu menjadi pelajaran dan semangat bagi kami, para abna,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan Haul Akbar ke-58 tahun ini dapat berlangsung khidmat dan lancar, serta seluruh jamaah diberikan kesehatan agar dapat kembali menghadiri haul pada tahun mendatang.***







