SIGI,- Pemerintah Kabupaten Sigi menegaskan komitmennya untuk terus memperhatikan daerah-daerah terisolir di wilayahnya.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peningkatan infrastruktur jalan dengan menggandeng PT Anugerah Lestari Power dalam pengembangan ruas jalan Desa Boladangko–Banggaiba.
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Lonca itu diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, Kamis (2/4/2026).
Turut hadir Wakil Ketua Banggar DPR RI, Muhidin Mohamad Said, Anggota DPRD Sulawesi Tengah Dapil Sigi-Donggala, Henri Kusuma Muhidin, serta anggota DPRD Sigi dari Dapil Kulawi Raya.
Peresmian tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong konektivitas antarwilayah, sekaligus mempertegas sinergi antara pemerintah dan pihak swasta dalam pembangunan infrastruktur.
Dalam sambutannya, Mohamad Rizal Intjenae menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan harapan lama masyarakat, khususnya di wilayah terpencil seperti Kulawi.
Menurutnya, percepatan pembangunan daerah tidak dapat hanya bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah. Ia menilai investasi menjadi kunci utama untuk menghadirkan pembangunan yang lebih cepat dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kalau kita hanya mengandalkan APBD dan APBN, tentu membutuhkan waktu lama. Karena itu, investasi harus didorong agar pembangunan bisa segera dirasakan masyarakat,” tegas Rizal.
Ia juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak menghambat masuknya investor.
“Jangan coba-coba menghambat investasi. Banyak investor datang, tetapi tidak terealisasi. Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” tambahnya.
Pembangunan ruas jalan tersebut juga menjadi jawaban atas kondisi akses yang selama ini sangat terbatas di wilayah itu. Rizal mengungkapkan, kondisi jalan yang sulit bahkan pernah memicu peristiwa memilukan yang sempat menjadi perhatian publik.
“Pernah viral, ada jenazah yang harus dibawa menggunakan sepeda motor karena akses jalan tidak memadai. Ini menjadi keprihatinan kita bersama,” ungkapnya.
Karena itu, ia memastikan pemerintah daerah akan terus mendorong percepatan pembangunan jalan, termasuk melalui kolaborasi dengan pihak swasta.
Tidak hanya berhenti pada ruas Boladangko–Banggaiba, Pemkab Sigi juga menargetkan konektivitas yang lebih luas hingga ke wilayah perbatasan. Rizal menyebutkan adanya rencana pengembangan jalur strategis yang menghubungkan wilayah Kulawi hingga ke Masamba.
“Sudah ada nota kesepahaman dengan investor untuk membuka akses jalan ke wilayah perbatasan. Ini akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengungkapkan adanya investasi lain di sektor peternakan di wilayah Seko yang dinilai akan memperkuat konektivitas ekonomi antarwilayah.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari Program BERANI Lancar yang berfokus pada peningkatan infrastruktur.
Menurutnya, pembangunan dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak swasta, salah satunya PT Anugerah Lestari Power.
“Melalui CSR perusahaan, akan dibangun jalan sepanjang kurang lebih 65 kilometer dengan lebar 10 meter,” ujarnya.
Ia menambahkan, proyek tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 1,5 tahun dan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan kerja.
Dari sisi masyarakat, dukungan terhadap pembangunan jalan juga sangat tinggi.
Kepala Desa Lonca, Yarni Ijo, mengungkapkan bahwa puluhan warga bahkan rela menghibahkan lahannya tanpa meminta ganti rugi demi kelancaran proyek.
“Sekitar 60 warga telah membuat pernyataan untuk mendukung pembukaan jalan tanpa menuntut ganti rugi. Ini bentuk komitmen kami demi kepentingan bersama,” ujarnya.
Ia juga berharap pemerintah dapat membantu pengadaan ambulans desa, mengingat selama ini warga masih menggunakan kendaraan terbuka untuk mengantar pasien.
Permintaan itu pun langsung disahuti oleh Anwar Hafid.
“Bukan cuma Desa Lonca yang akan dibantu ambulans. Sepanjang desa-desa dari arah Boladangko menuju Banggaiba, kami pastikan akan dibantu secara bertahap,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan PT Anugerah Lestari Power menyatakan bahwa keterlibatan perusahaan dalam proyek tersebut merupakan bentuk komitmen nyata melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Presiden Komisaris perusahaan, Josep Hong, menegaskan bahwa dukungan tersebut murni untuk membantu percepatan pembangunan daerah.
“Komitmen kami ini murni melalui program CSR untuk mendukung pembangunan infrastruktur,” singkatnya.
Dengan terbukanya akses jalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sigi berharap terjadi peningkatan mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di wilayah pedesaan.
Bupati Rizal menegaskan, pembangunan itu merupakan bagian dari mimpi besar masyarakat yang kini mulai terwujud secara bertahap.
“Ini bukan hanya pembangunan jalan, tetapi jalan menuju kesejahteraan masyarakat Sigi,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, Sekretaris Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten, para camat, serta kepala desa di wilayah tersebut.***







